RSS

Senin

Bersyukur dengan keadaan

Aku Lebih Beruntung

oleh Ai Warni pada 03 Maret 2011 jam 21:15
kala letih mendera,
lelah oleh segudang aktivitas,
ada rumah yang bisa kutuju,
rumah indah tempat bernaung,
tempat melepas segala lelah.

sementara di luar sana,
mungkin ada yang tak punya tempat tinggal,
mungkin hanya bisa berlindung di kolong jembatan,
mungkin hanya bisa pulang ke rumah kardus,
mungkin hanya bisa pulang ke rumah gubuk.

aku lebih beruntung dibanding mereka...

saat penat melanda,
bosan oleh rutinitas harian,
ada keluarga yang menungguku,
siap memberi keceriaan,
siap mendengar keluh kesah,
siap meluruhkan segala gundah.

sementara di luar sana,
mungkin ada anak hidup sendiri,
tak punya ibu tak punya ayah,
tak punya keluarga yang mengayomi.

aku lebih beruntung dibanding mereka...

ketika lapar menimpa,
ada hidangan komplit tersedia,
makanan yang menggugah selera,
untuk menuntaskan rasa lapar.

sementara di luar sana,
mungkin ada yang tak punya makanan,
mungkin ada yang tak bisa makan,
mungkin ada yang bersusah payah menahan lapar.

aku lebih beruntung daripada mereka...

tatkala rasa kantuk menggoda,
ada kamar tempat beristirahat,
ada tempat tidur tempat berbaring,
ada bantal guling tempat bersandar,
ada selimut tempat berlindung.

sementara di luar sana,
mungkin hanya tidur beralaskan koran,
mungkin cuma berbaring di atas tikar,
tanpa bantal tanpa guling,
tanpa selimut penghalau dingin.

aku lebih beruntung daripada mereka...

ya, aku lebih beruntung bukan?
nasibku lebih baik dibanding mereka.

Allah, terima kasih atas pemberianMu,
terima kasih untuk rumah yang indah,
terima kasih untuk keluarga yang hangat,
terima kasih untuk makanan yang lezat,
terima kasih untuk kamar yang lengkap,
terima kasih untuk tempat tidur yang nyaman,
terima kasih untuk semua...

itu hanya secuil pemberianMu yang bisa kusebut,
karena masih banyak sederet anugerahMu,

tak terhingga semua karuniaMu,
tak terhitung segala nikmatMu.

Engkau senantiasa melimpahkannya.
padahal, aku belum bisa membalasnya,

tidak, aku tak mungkin sanggup membayarnya,
aku tak mungkin mampu menebusnya,
karena Engkau tak berharap balasanku,
karena Engkau tak memerlukan bayaranku.

Allah... jadikanlah aku,
hambaMu yang pandai bersyukur...

Rabb... jadikanlah aku,
hambaMu yang ringan berbagi pada sesama...

Tuhanku... jangan biarkan diriku,
masuk ke dalam golongan orang kufur...

Ilaahi... jauhkan aku,
dari sifat takabur...

amin yaa rabbal alamin...

0 comments: